Sistem Koordinat pada AutoCAD

Posted: March 5, 2011 in Artikel, Design Grafis
Tags:

Bagi kawan-kawan yang hobi ngulik software-software CAD mungkin gak asing dengan AutoCAD, yup Autodesk Coumputer Aided Design, sebuah software yang diperuntukan untuk membantu para arsitek atau drafter untuk menggambar design-design konstruksi. Kali ini kita akan belajar tentang sistem koordinat pada autocad, soalnya ini pengetahuan dasar yang wajib dikusai kalo kita pengen jago mainin autocad..hehe..

Langsung aja deh, dalam autoCad setidaknya ada 3 (tiga) system koordinat, Sistem Koordinat Kartesius/Kartesian, Sistem Koordinat Relatif, sama satu lagi Sistem Koordinat Polar.

Sistem koordinat kartesius/kartesian

Dalam sistem koordinat ini suatu garis atau line dibangun dengan menentukan posisi titik-titik /point  berdasarkan sumbu X dan Sumbu Y yang membentuk garis tersebut. Format penulisan koordinat ini sebagai berikut(X,Y), contoh kita membuat garis dengan perintah line sebagai berikut :

  • Ketik Line pada command line autocad
  • Maka akan muncul :

  • Masukan nilai 1,2 <enter>

  • Masukan titik berikutnya, misal 2,3 <enter>
  • Maka akan terbentuk garis dengan titik awal di koordinat X=1, Y=2 dan titik kedua di koordinat X=2, Y=3, tekan enter untuk mengakhiri.

Sistem koordinat Relatif

Berbeda dengan sistem koordinat kartesius, dengan sistem koordinat relatif seorang drafter tidak mesti tau posisi setiap point yang membentuk suatu objek dalam autocad, yang mesti diketahui hanya panjang dan tinggi suatu garis pada sumbu X dan Y, format penulisannya sebagai berikut (@panjang,tinggi), misal kita membuat garis dengan perintah line sebagai berikut :

  • Ketik Line pada comand line autocad
  • Setelah muncul “Specify first point :”, klik di sembarang tempat pada area gambar autocad.
  • Setelah muuncul “Specify next point or (Undo) :”, masukan nilai @2,3 <enter>
  • Maka akan terbentuk sebuah garis dengan panjang pada sumbu X=2 dan tinggi pada sumbu Y=3, tekan enter sekali lagi untuk mengakhiri.

Sistem koordinat Polar

Berbeda dengan kedua sistem koordinat sebelumnya, pada sistem koordinat polar tidak bersumbu pada sumbu X dan Y, akan tetapi suatu garis dibentuk dengan menentukan panjang busur serta derajat kemiringan garis tersebut. Rentang polar mulai dari 0 derajat sampai 180 derajat. Format penulisannya sebagai berikut (@Panjang busur < derajat kemiringan). Misal kita membuat garis dengan perintah Line seperti berikut :

  • Ketik Line pada comand line autocad
  • Setelah muncul “Specify first point :”, klik di sembarang tempat pada area gambar autocad.
  • Setelah muuncul “Specify next point or (Undo) :”, masukan nilai @5<30 <enter>
  • Maka akan terbentuk sebuah garis dengan panjang busur = 5 dan derajat kemiringannya =30 derajat, tekan enter sekali lagi untuk mengakhiri.

Sekian tutorial kali ini, selamat bereksplorasi dengan autocad, sampai jumpa di artikel selanjutnya…

Comments
  1. banyak belajar autocad karena bakal digunain di dunia engineering

    Nitip ya :p
    TutorialCAD.Net
    Tempat belajar dan sumber tutorial untuk aplikasi CAD “Computer-aided design” (AutoCAD, DraftSight, Catia, Solidworks, Unigraphics NX, Pro/Engineer, Creo, Delcam, dll) beserta turunannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s