Metodelogi Berorientasi Objek ala Ali Bahrami

Posted: March 5, 2011 in Artikel, Computer Science

OOSD ato Object Oriented System Development merupakan suatu konsep baru dalam pengembangan perangkat lunak, dimana dalam setiap tahapannya mengacu pada objek beserta kelas-kelas objek yang dikembangkan. Ada beberapa pendekatan dalam metodelogi ini salah satunya adalah pendekatan Unified (Unified Approach), Ali bahrami dalam bukunya Object Oriented System Development menjelaskan tahapan-tahapan pengembangan system sebagai berikut :

1. Tahapan Analisis Sistem

a.      Mengidentifikasi users/actors yang akan menggunakan sistem.

b.      Memodelkan business process menggunakan Activity diagrams.

c.       Mengidentifikasi Use Case menggunakan Use-case diagrams

d.      Mengembangkan Use Case yang telah teridentifikasi dengan Interaction diagrams, diantaranya menggunakan:

i. Sequence diagrams

ii. Collaboration diagrams

e.      Membuat klasifikasi menggunakan Class diagrams berdasarkan Use-case diagrams dan Interaction diagrams dengan langkah-langkah sebagai berikut:

i.      Mengidentifikasi clasess

ii.      Mengidentifikasi relationships

iii.      Mengidentifikasi attributes

iv.      Mengidentifikasi methods

2. Tahapan Desain Sistem

a.      Menerapkan desain Axiom pada design Class, beserta atribut-atributnya, method, asosiasi, struktur dan protokolnya.

1).    Memperbaiki dan melengkapi Diagram Class diagram dengan manambahkan rinciannya. Tahap ini meliputi aktivitas-aktivitas di bawah ini :

  • Memperbaiki Atribut
  • Mendesain method dan protokol
  • Memperbaiki asosiasi antar kelas
  • Memperbaiki hirarki kelas

2).    Iterasi dan perbaikan ulang

b.      Mendesain akses layer

1).    Membuat Mirror class.

2).    Mengidentifikasi Class relationship pada layer akses.

3).    Menyederhanakan beberapa kelas beserta relasinya. Tujuanya untuk mengeliminasi kelas dan struktur yang sama (redundant)

  • Kelas yang redundant : menghilangkan dua atau lebih kelas yang sama pada kegiatan translate request dan translate result. Menyederhanakan dengan memilih salah satu dan mengelimunasi kelas yang lain.
  • Kelas Method : meninjau kembali kelas-kelas berada pada satu atau dua method yang memungkinkan dikombinasikan atau dieleminasu denagn kelas yang lain.

4).    Iterasi dan perbaikan kembali

c.       Mendesain tampilan layer kelas

1).    Mendesain interface untuk level macro, mengidentifikasi tampilan layer beberapa objek.

2).    Mendesain interface untuk level micro, dengan mengikutsertakan aktivitas-aktivitas objek.

  • Mendesain tampilan layer objek dengan menerapkan desain axiom dan Corollaries.
  • Membangun prototype dari tampilan layer interface.

3).    Mengecek kebutuhan user

4).    Iterasi dan perbaikan ulang

d.      Iterasi dan perbaikan keseluruhan desain. Menerapkan kembali desain axiom (jika diperlukan) dan tahapan-tahapan sebelumnya. (Bahrami, 1999)

Nah segitu dulu ya gan, moga bermanfaat…. ^_^

Comments
  1. makasih gan infonya, bermanfaat sekali…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s